Minggu, 07 Oktober 2018

TONGKRONGAN MURAH DI PANTAI AMPENAN

Ketika saya sangat sibuk dengan tugas akhir dan kegiatan yang begitu banyak membuat saya bingung saya harus kemana, mau nongkrong di pusat perbelanjaan yang begitu mahal membuat saya mikir-mikir untuk nongkrong di evicentrum seperti nonton, makan disana.

Minggu, 16 September 2018

Mengingat Kejadian Gempa

Me

Gempa sudah berjalan sebulan lebih melanda  Nusa Tenggara Barat, yang mengakibatkan ribuan korban jiwa dan mengakibatkan kerugian triliun an rupiah 

 Disaat itu saya merasakan langsung kejadian gempa yang terjadi di Lombok Utara tepatnya di desa Daniang kecamatan kayangan waktu itu kami berjalan Dengan kawan-kawan yang berasal dari LBH Reform.

Kami berangkat jam 3 sore menyalurkan bantuan ke 3 Titik yaitu desa Daniang, Kebon kunyit dan desa Sukadana. 

Selsai dari sukadana kami memutuskan beristirahat di rumah kawan kami yang berada di desa daniang dan makan malam di desa daniang selsai makanan malam kami beristirahat dan menyantap kopi dengan rasa yang khas dari KLU dan bercanda bersama kawan-kawan namu selesai ketawa tiba datang sebuah teriakan melantunkan istighfar terdengar riuh panik warga lampu mati seperti terasa kiamat yang datang ternyata itu merupakan gempa yang sangat dahsyat datang.

Kami mencari perlindungan dan saling membantu di saat itu korban mulai berhamburan yang tak bisa kita hitung lagi membuat kita untuk memutuskan berdiam dan bantu warga kamipun merasa panik mencari hp untuk menginfokan bahwa kami selamat pada keluarga di rumah.

Semua tidak ada yang mengurus harta tapi ingat kepada Tuhan dan nyawa ribuan warga berkumpul di tempat lapangan yang terbuka di lapangan tanah kosong belum di bangun rumah menjadi penyelamat warga, namun dalam hitungan detik semua pada berlari entah kemana karena isu tsunami airnya sudah diatasi kepala wargapun percaya dengan berita yang sangat bohong dari warga sebelah 

Terlihat anak kecil tanpa kedua orang tua yang sangat kuat menahan kesakitan akibat sisa tanganyta yang hanya tersisa beberapa cm yang menggelantung akibat reruntuhan dan kita berinisiatif menggendong anak kecil tersebut ke tempat yang aman.

Kita tidak tahan dengan suara tangisan dan takbiran jadi satu dilapangan, kami berjihad untuk membantu korban dengan ikhlas membersihkan bekas luka yang masih tersisa dan kita putuskan untuk membantu warga sampai pagi hari 
Korban yang meninggal kita temukan sembilan orang dan luka-luka ratusan, waktu itu dan masih banyak korban yang belum di temukan.

Dengan pengalaman yang kami rasakan semoga menjadi pembelajaran kami karena apa yang harus kita sombongkan di dunia ini tidak ada artinya hanya titipan tuhan.

Senin, 18 September 2017

Nongkrong Sore Hari Cocok di Labuhan Haji







Melihat tongkrongan seperti mall, evicentrum transmart dan tempat belanja ataupun bioskop sudah mulai hits untuk sekarang ini  seakan-akan masyarakat sudah mulai jarang menkmati tempat wisata yang sederhana dengan biaya murah

Senin, 26 Desember 2016

Mencari Bibit Dalam Tarung Pepadu Cilik




Presean merupakan pertarungan antara 2 pepadu yang bertarung di dalam arena menggunakan stik atau rotan yang di pake untuk memukul lawan dan ende yang digunakan untuk menjaga agar tidak terkena pukulan. Di dalam pertarungan presean di haruskan mempunyai pekembar setiap 1 pepadu mempunyai pekembar yang menjadi pelatih atau mengarahkan presean untuk melakukan pertarungan dan dipimpin oleh 1 wasit.

Sabtu, 26 November 2016

Kemana Permainan Tradisional




Sejak dahulu saya tidak pernah mengenal nama handphone, laptop, facbook, instagram, twiter, bbm, line, pokok semua media social saya tidak pernah mengenalnya, sehingga saya selalu bermain dengan teman-teman dimassa kecil dengan berbagai macam permainan teradisional yang membuat kami terhibur dan menyatukan kekompakan, bagi kita semasa menjadi anak-anak tapi apa dayanya dengan anak-anak

Minggu, 30 Oktober 2016

Mengenal Lebih Dekat Jaje Tujak Crispynya Lombok







 Jajek tujak merupakan makanan ringan atau berjenis kerupuk yang hanya di jual di sekitaran daerah Lombok , seperti di Lombok tengah, Lombok barat,Lombok  timur, Lombok utara dan mataram . jajek tujak biasanya di jual oleh  ibu-ibu rumah tangga yang berasal dari desa sigerongan , dan sekaligus tempat produksinya hanya di desa sigerongan.





Cara pembuatanya pun masih sangat teradisional dan tidak menggunakan mesin penggerak yang canggih hanya dengan modal ketekunan dan modal keringat. Pembuatannya pun sangat rumit biasanya para pembuat jaje tujak sudah bangun pagi dari subuh untuk melakukan proses pembuatanya ,mulai dari pembuatan adonan  dan menujaknya atu kata lainya menumbuknya selama kurang lebih 4 jam , setelah di tumbuk jaje tujak pun di potong tipis-tipis agar jaje tujak berupa seperti keupuk agar rasanya terasa gurih dan enak. salah potong sedikit  saja jajek tujak  rusak dan di buang. Setelah melakukan pemotongan jajek tujak dikeringkan di  halaman sekitar rumah, kalau tidak ada pancaran sinar matahari ,jajek tujakpun libur di produksi. Setelah jajek tujak kering langsung di goreng.
jaje tujak memiliki banyak macam jenis dan rasa yaitu;
1 Jajek tujak ambon
 


 Jajek tujak ambon memiliki rasa yang sangat unik dan  khas dan gurih tidak kalah dengan makanan-makanan yang di jual di supermarket terdekat. Jajek tujak ambon terbuat  dari ubi dan kalo bumbunya rahasia  pokonya tidak ada bahan pengawet dan tidak mengandung msg pasti  akan sehat menkonsumsi jajek tujak “ungkap”  salah satu pembuat jajek tujak.

  2  jajek tujak  reket dan dan jajek tujak dandit



Jaje tujak reket terbuat dari beras , ketan putih, kelapa dan ketan hitam. kita tau ketan dan beras mengandung kabrohidrat yang tinggi sehingga kalo mengkonsumsi jaje tujak bisa mengganti lapar . jaje tujak ini juga cocok di jadikan cemilan atau hidangan untuk sukuran.




3 Renggi


 


Renggi salah satu makanan yang sangat enak apalagi di tambah secangkir kopi akan terasa nikmat harganya pun tidak merogoh kocek harganya Cuma 2000 dapat 10 biji. Renggi terbuat dari gula merah dan ubi jalar .



 

produksi jajek tujak di sigrongan sudah mencapai sekitar 70 puluh tahun salah satu pembuat jajek tujak yaitu papu seni mengatakan saya membuat jajek tujak udah selama 40 tahun saya mengatikan orang tua saya, soalnya pembuatanya turun temurun.

Ia juga menambahkan “saya” pingin sekali jaje tujak ini bisa terkenal sampai ke luar daerah baik di nasional maupun internasional dan, harapan saya agar pemerintah juga bisa perhatian pada produksi jaje tujak agar jajek tujak bisa di produksinya di kembangkan "ujarnya"